Semua Berita

Kumpulan artikel, kegiatan, dan berita terkini dari Bapperida Kabupaten Nagan Raya.

Sinergi Bangun Kepedulian Sosial, Pemkab Nagan Raya Terima Bantuan CSR Kursi Roda dari PT MPG
Umum
23 Okt 2026

Sinergi Bangun Kepedulian Sosial, Pemkab Nagan Raya Terima Bantuan CSR Kursi Roda dari PT MPG

SUKA MAKMUE – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menerima penyerahan bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dari PT Meulaboh Power Generation pada Jumat (23/10/2026).Bantuan program CSR tersebut berupa alat bantu jalan (kursi roda) yang diserahkan secara simbolis dalam kegiatan Realisasi CSR 2026 di Suka Makmue. Penyerahan bantuan ini diterima langsung oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc. Dalam prosesi serah terima tersebut, Kepala Bapperida turut hadir juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya beserta jajaran."Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Meulaboh Power Generation atas penyaluran CSR berupa kursi roda ini. Bantuan ini pastinya sangat berarti dan akan segera didistribusikan melalui Dinas Sosial kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Harapan kami, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha ini dapat terus terjalin berkesinambungan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan warga kita," ungkap Kepala Bapperida.Penyaluran bantuan kursi roda ini merupakan wujud nyata komitmen dan partisipasi aktif sektor perusahaan—khususnya PT Meulaboh Power Generation—dalam mendukung program kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nagan Raya. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha melalui program CSR ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung, khususnya bagi warga atau penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu mobilitas. Pemkab Nagan Raya juga mengapresiasi langkah tepat sasaran dari PT MPG dan berharap sinergi positif ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang guna mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

M
Marqfirah
Kepala Bappeda Pimpin Rapat Staf dan Evaluasi Kinerja Pegawai Bappeda Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026
Umum
19 Okt 2026

Kepala Bappeda Pimpin Rapat Staf dan Evaluasi Kinerja Pegawai Bappeda Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026

Nagan Raya – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya melaksanakan rapat staf dan evaluasi kinerja pegawai yang dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, SE., M.Sc., bersama Sekretaris, para Kepala Bidang, Pejabat Fungsional Ahli Madya, Perencana Ahli Muda dan staf di lingkungan Bappeda Kabupaten Nagan Raya.Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, kedisiplinan, dan profesionalisme pegawai, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas serta capaian kinerja pada masing-masing bidang. Selain itu, kegiatan ini menjadi forum untuk membahas berbagai kendala dan menyelaraskan pelaksanaan program kerja agar berjalan efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.Melalui rapat staf ini, diharapkan seluruh jajaran Bappeda Kabupaten Nagan Raya dapat memperkuat sinergi, meningkatkan tanggung jawab, serta berkomitmen memberikan kinerja terbaik dalam mendukung perencanaan dan pembangunan daerah yang terarah, berkualitas, dan berkelanjutan.

S
Samsuwir
Bupati Nagan Raya Matangkan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Kilometer
UmumSosial BudayaPenghargaan
15 Okt 2026

Bupati Nagan Raya Matangkan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Kilometer

SUKA MAKMUE – Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer di Kabupaten Nagan Raya yang direncanakan berlangsung pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) siang di Anjungan Pendopo Bupati Nagan Raya. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nagan Raya, para camat, serta beberapa kepala desa di Kabupaten Nagan Raya.Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya untuk memastikan seluruh aspek persiapan kegiatan dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, dan sesuai dengan rencana. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat Kabupaten Nagan Raya.Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada kepastian ketersediaan relawan yang akan bertugas membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, termasuk kesiapan jumlah personil yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.Selain itu, rapat juga membahas teknis pembentangan bendera, pengaturan posisi peserta di sepanjang jalur kegiatan, serta mekanisme mobilisasi massa agar seluruh peserta dapat terkoordinasi dengan baik. Aspek teknis pengamanan juga menjadi perhatian, terutama terkait pengamanan VVIP, pengaturan lalu lintas, dan kesiapan petugas di lapangan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk menyatukan persepsi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, hingga masyarakat dan relawan. Dengan persiapan yang matang, berbagai kendala teknis diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.Pelaksanaan kegiatan berskala besar tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian Rekor MURI, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan persatuan antarmasyarakat. Keterlibatan relawan dari berbagai kalangan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan.Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra daerah, memperkenalkan potensi Nagan Raya kepada masyarakat luas, serta mendorong perekonomian pelaku usaha lokal. Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi kebanggaan bersama dalam memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2026.

M
Marqfirah
Wakil Bupati, Raja Sayang Pimpin Rakor Lanjutan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Bendera 24KM di Kabupaten Nagan Raya
UmumSosial BudayaPenghargaan
13 Okt 2026

Wakil Bupati, Raja Sayang Pimpin Rakor Lanjutan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Bendera 24KM di Kabupaten Nagan Raya

SUKA MAKMUE – Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang, memimpin Rapat Koordinasi Terbatas Lanjutan Persiapan Kegiatan Pemecahan Rekor MURI melalui pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer di Kabupaten Nagan Raya. Rapat ini digelar di Ruang Kerja Sekretaris Derah Kabupaten Nagan Raya, pada Senin (12/10/2026) siang. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan lanjutan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan dengan baik, terkoordinasi, dan sesuai dengan rencana. Pemecahan Rekor MURI melalui pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer tersebut direncanakan berlangsung pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Raja Sayang bersama unsur tim pelaksana membahas sejumlah hal penting, meliputi koordinasi antarpihak, identifikasi kebutuhan kegiatan, mekanisme mobilisasi, serta berbagai persiapan teknis yang diperlukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pembentangan bendera.Rapat koordinasi ini turut melibatkan sejumlah perangkat daerah, instansi terkait, serta para camat di Kabupaten Nagan Raya yang tergabung dalam tim pelaksana kegiatan. Keterlibatan seluruh unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi dan memastikan setiap pihak memahami tugas serta tanggung jawab masing-masing.Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berharap seluruh persiapan dapat dilakukan secara matang, mulai dari perencanaan, pengorganisasian peserta, hingga dukungan teknis di lapangan. Dengan demikian, kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer dapat terlaksana dengan tertib, lancar, dan sukses.

M
Marqfirah
Buka Rakor Penerapan SPM 2026, Kepala Bappeda Nagan Raya Tekankan Pentingnya Hak Pelayanan Dasar Masyarakat
UmumSosial BudayaPerencanaan
6 Okt 2026

Buka Rakor Penerapan SPM 2026, Kepala Bappeda Nagan Raya Tekankan Pentingnya Hak Pelayanan Dasar Masyarakat

SUKA MAKMUE – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 pada Selasa (6/10/2026). Acara yang melibatkan berbagai Perangkat Daerah ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memaksimalkan kualitas pelayanan dasar yang menjadi hak masyarakat di Kabupaten Nagan Raya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Inspektur Kabupaten Nagan Raya, Kepala BPKD, Kabag Tata Pemerintahan Setdakab, serta seluruh pengampu SPM dari masing-masing Perangkat Daerah. Rapat koordinasi ini juga menghadirkan narasumber dari Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Aceh. Dalam sambutannya, Kepala Bappeda menegaskan bahwa SPM bukanlah sekadar instrumen pemenuhan administrasi berupa penginputan data dan penyusunan laporan semata. "Lebih daripada itu, SPM merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan hadirnya pelayanan dasar yang berkualitas, terukur, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Kepala Bappeda. Ia juga memaparkan hasil evaluasi perkembangan keterisian input SPM Kabupaten Nagan Raya hingga Triwulan III tahun 2026. Berdasarkan data yang disampaikan, beberapa sektor telah menunjukkan capaian yang maksimal, seperti bidang Perumahan Rakyat dan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum) yang telah mencapai 100 persen. Bidang Pendidikan juga menunjukkan tren positif dengan keterisian mencapai 93,75 persen. Namun, Kepala Bappeda juga menyoroti sejumlah sektor yang masih memerlukan percepatan, di antaranya Trantibumlinmas (42,22 persen), bidang Sosial (45 persen), Kebencanaan (26,67 persen), serta beberapa bidang krusial lain seperti Kesehatan (0,55 persen), Pekerjaan Umum, dan Damkar yang masih harus segera mengoptimalkan proses input data. "Angka-angka tersebut tentu tidak semata-mata untuk kita lihat sebagai capaian atau kekurangan, tetapi harus kita jadikan sebagai bahan evaluasi dan motivasi untuk melakukan perbaikan bersama. Jangan melihat kondisi saat ini sebagai beban, tetapi sebagai momentum untuk berbenah," pesannya kepada seluruh pengampu SPM. Pihaknya menyadari adanya sejumlah kendala di lapangan, baik terkait ketersediaan data, koordinasi antarbidang, SDM, maupun kendala dalam proses penginputan pada sistem. Namun, ia meyakini bahwa dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, semua kendala tersebut dapat diselesaikan secara bersama-sama. Menutup arahannya, Kepala Bappeda mengingatkan bahwa data SPM yang akurat dan ter-input dengan baik akan sangat krusial bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan, program, kegiatan, dan penganggaran di masa depan, agar selalu berlandaskan pada kebutuhan riil masyarakat Nagan Raya.

A
Ahmad Muhajir
Pimpin Rakor bersama Tim Satgas PRR, Wakil Bupati Nagan Raya Evaluasi Percepatan Penanganan Pascabencana
UmumInfrastrukturPerencanaan
2 Okt 2026

Pimpin Rakor bersama Tim Satgas PRR, Wakil Bupati Nagan Raya Evaluasi Percepatan Penanganan Pascabencana

SUKA MAKMUE – Mewakili Bupati, Wakil Bupati Nagan Raya, Raja Sayang menerima kunjungan kerja sekaligus memimpin Rapat Koordinasi dengan Tim Satuan Tugas Pemulihan, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat pada Jumat (2/10/2026). Kunjungan dan rapat koordinasi ini dipusatkan di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya guna melaksanakan monitoring terpadu terkait pelaksanaan penanganan pascabencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.Rapat strategis ini menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Kepala Satgas PRR. Agenda utama pertemuan difokuskan pada evaluasi serapan anggaran dan realisasi kegiatan rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana yang bersumber dari APBN (termasuk TKD Tambahan), APBA, dan APBK.Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nagan Raya, serta dihadiri oleh jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang terlibat dalam program PRR dan pemanfaatan Transfer ke Daerah (TKD).Dalam rapat tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc, memberikan paparan khusus mengenai progres percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Nagan Raya. Pemerintah Kabupaten memastikan bahwa fokus pemulihan menyasar pada rehabilitasi infrastruktur vital seperti perbaikan jalan, jembatan, dan normalisasi daerah aliran sungai.Selain perbaikan infrastruktur publik, rapat juga menyoroti intervensi pemulihan lahan sawah milik masyarakat yang terdampak bencana, serta langkah optimalisasi peran dan aktivitas Posko Satgas PRR di tingkat kabupaten.Usai agenda rapat dan paparan di Kantor Bappeda, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke sejumlah titik lokasi. Tim Satgas PRR yang turut didampingi Tim Media dan Visualisasi Data terjun ke lapangan untuk meninjau secara faktual progres pembangunan infrastruktur dan pemulihan lahan—baik kegiatan yang sudah rampung, sedang berjalan, maupun yang baru tahap persiapan awal.Sinergi dan kehadiran Tim Satgas PRR di Nagan Raya diharapkan mampu mempercepat sinkronisasi data antara pusat dan daerah, sekaligus memastikan seluruh alokasi anggaran penanganan pascabencana terserap secara optimal, transparan, dan memberikan dampak pemulihan langsung bagi masyarakat luas.

A
Ahmad Muhajir
Matangkan Persiapan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Hadiri Rakor Lanjutan Bersama Bupati Nagan Raya
UmumSosial BudayaPenghargaan
1 Okt 2026

Matangkan Persiapan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Hadiri Rakor Lanjutan Bersama Bupati Nagan Raya

SUKA MAKMUE – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan terkait Persiapan Kegiatan Pemecahan Rekor MURI pembentangan bendera merah putih. Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., ini digelar di Aula Setdakab Nagan Raya Lantai III, pada Kamis (1/10/2026) siang. Rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Universitas Teuku Umar (UTU). Fokus utama rapat hari ini adalah mematangkan kesiapan teknis pelaksanaan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) berupa "Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Km" di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Dalam arahannya, Bupati Nagan Raya menegaskan bahwa perhelatan akbar ini rencananya akan dilaksanakan bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Pahlawan Nasional, yakni pada 10 November 2026 mendatang. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang solid dan dukungan penuh dari seluruh pihak terkait agar kegiatan berskala nasional ini dapat berjalan lancar sesuai target yang diharapkan. Guna memastikan kesiapan di lapangan, Bupati mengundang seluruh Tim Pelaksana Kegiatan yang telah di-SK-kan. Rapat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, Inspektur, hingga jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), termasuk Kepala Bappeda Nagan Raya. Selain itu, seluruh Camat dari 10 kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga turut dilibatkan. Kehadiran Kepala Bappeda dalam Rakor ini menunjukkan komitmen Bappeda untuk terus mengawal dan mendukung setiap agenda strategis daerah. Pembentangan bendera sepanjang 24 Km ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemecahan rekor semata, tetapi juga menjadi medium untuk mempererat semangat persatuan, kebangsaan, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat di Nagan Raya.

A
Ahmad Muhajir
Dukung Pemecahan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Nagan Raya Hadiri Rakor di UTU
UmumPenghargaan
21 Sep 2026

Dukung Pemecahan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Nagan Raya Hadiri Rakor di UTU

MEULABOH – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya, Siddiqi Abdul Rahman, S.E., M.Sc menghadiri Rapat Koordinasi persiapan pemecahan Rekor MURI Bentang Bendera, Zikir, dan Selawat Kebangsaan Tahun 2026. Pertemuan strategis ini diselenggarakan pada Senin (21/9/2026) bertempat di Ruang Rapat Senat Universitas Teuku Umar (UTU), dimulai pada pukul 10.00 WIB. Rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Panitia Penyelenggara Rekor MURI ini dipimpin langsung oleh Rektor UTU, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd., selaku Ketua Panitia Penyelenggara. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah membangun sinergi, mengoordinasikan kesiapan teknis, serta membahas bentuk dukungan dan partisipasi dari berbagai elemen, khususnya dunia usaha yang beroperasi di wilayah barat selatan Aceh. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pelaksanaan dua kegiatan berskala nasional yang bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan, kebangsaan, dan syiar keagamaan di wilayah Aceh. Kegiatan pertama adalah pemecahan Rekor MURI melalui pembentangan bendera merah putih sepanjang 24 KM, yang pelaksanaannya akan dipusatkan di Masjid Giok, Kabupaten Nagan Raya. Agenda tersebut akan dirangkaikan secara paralel dengan kegiatan Zikir dan Selawat Kebangsaan yang dipusatkan di Kampus UTU, Kabupaten Aceh Barat. Tidak hanya itu, momen bersejarah ini juga bertepatan dengan agenda peletakan batu pertama pembangunan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Prof. Dr. Soemitro Djojohadi Kusumo di Kampus UTU, yang direncanakan akan dihadiri serta diresmikan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Turut diundang dalam rapat koordinasi ini jajaran pimpinan daerah seperti Sekretaris Daerah, Komandan Korem 012/TU, Kepala Kejaksaan Negeri, serta puluhan pimpinan perusahaan bonafide dari Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Jaya, dan Aceh Barat Daya. Kehadiran Kepala Bappeda Nagan Raya dalam agenda ini menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk berkolaborasi dan menyukseskan perhelatan nasional tersebut. Terlebih, Masjid Giok yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Nagan Raya akan menjadi titik pusat pemecahan rekor MURI bentang bendera terpanjang ini.

A
Ahmad Muhajir
Wakili Kepala Bappeda, Plh. Kabid Litbang Hadiri Pembukaan Expo UTU Awards 2026
UmumPenghargaan
21 Sep 2026

Wakili Kepala Bappeda, Plh. Kabid Litbang Hadiri Pembukaan Expo UTU Awards 2026

MEULABOH – Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Kabid Litbang) mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya, menghadiri undangan acara Pembukaan Expo UTU Awards pada Senin (21/9/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Kuliah Terintegrasi, Universitas Teuku Umar (UTU) ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Expo UTU Awards tahun ini diselenggarakan oleh Inkubator Bisnis Teknologi (IBT) berkolaborasi dengan Herbal Park (HP) Universitas Teuku Umar. Acara ini digagas sebagai wadah strategis untuk memperkenalkan berbagai inovasi, produk-produk unggulan, serta karya-karya terbaik dari sivitas akademika Universitas Teuku Umar. Berdasarkan susunan acara, kegiatan diawali dengan laporan dari Ketua Panitia dan sambutan dari Ketua IBT. Puncak acara pembukaan ditandai dengan sambutan sekaligus peresmian pembukaan pameran oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Nyak Amir, M.Pd.. Setelah sesi peresmian dan foto bersama, pimpinan universitas beserta seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk perwakilan dari Bappeda Nagan Raya, melakukan agenda Grand Opening Expo yang dilanjutkan dengan kunjungan ke berbagai booth pameran. Selain pameran, acara ini juga dimeriahkan dengan workshop dan demonstrasi produk inovasi yang dibawakan oleh Fakultas Pertanian. Kehadiran Bappeda Nagan Raya dalam perhelatan ini merupakan wujud nyata dukungan serta apresiasi pemerintah daerah terhadap inovasi dan pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi yang dilakukan oleh pihak kampus. Sinergi positif antara pemerintah daerah dan dunia akademik ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.

A
Ahmad Muhajir