Matangkan Persiapan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Hadiri Rakor Lanjutan Bersama Bupati Nagan Raya

UmumSosial BudayaPenghargaan
Oleh: Ahmad MuhajirKamis, 1 Oktober 2026
Matangkan Persiapan Rekor MURI Bendera 24 KM, Kepala Bappeda Hadiri Rakor Lanjutan Bersama Bupati Nagan Raya

SUKA MAKMUE – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lanjutan terkait Persiapan Kegiatan Pemecahan Rekor MURI pembentangan bendera merah putih. Rapat strategis yang dipimpin langsung oleh Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., ini digelar di Aula Setdakab Nagan Raya Lantai III, pada Kamis (1/10/2026) siang.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya di Universitas Teuku Umar (UTU). Fokus utama rapat hari ini adalah mematangkan kesiapan teknis pelaksanaan pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) berupa "Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Km" di wilayah Kabupaten Nagan Raya.

Dalam arahannya, Bupati Nagan Raya menegaskan bahwa perhelatan akbar ini rencananya akan dilaksanakan bertepatan dengan momentum Peringatan Hari Pahlawan Nasional, yakni pada 10 November 2026 mendatang. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang solid dan dukungan penuh dari seluruh pihak terkait agar kegiatan berskala nasional ini dapat berjalan lancar sesuai target yang diharapkan.

Guna memastikan kesiapan di lapangan, Bupati mengundang seluruh Tim Pelaksana Kegiatan yang telah di-SK-kan. Rapat ini dihadiri oleh jajaran petinggi daerah, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten Setdakab, Inspektur, hingga jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), termasuk Kepala Bappeda Nagan Raya. Selain itu, seluruh Camat dari 10 kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga turut dilibatkan.

Kehadiran Kepala Bappeda dalam Rakor ini menunjukkan komitmen Bappeda untuk terus mengawal dan mendukung setiap agenda strategis daerah. Pembentangan bendera sepanjang 24 Km ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pemecahan rekor semata, tetapi juga menjadi medium untuk mempererat semangat persatuan, kebangsaan, dan gotong royong seluruh elemen masyarakat di Nagan Raya.

Bagikan Berita Ini

Bantu sebarluaskan informasi ini kepada masyarakat