Bupati Nagan Raya Matangkan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Kilometer

UmumSosial BudayaPenghargaan
Oleh: MarqfirahKamis, 15 Oktober 2026
Bupati Nagan Raya Matangkan Persiapan Pemecahan Rekor MURI Pembentangan Bendera Merah Putih Sepanjang 24 Kilometer

SUKA MAKMUE – Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., terus mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan pemecahan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer di Kabupaten Nagan Raya yang direncanakan berlangsung pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) siang di Anjungan Pendopo Bupati Nagan Raya. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Nagan Raya, para camat, serta beberapa kepala desa di Kabupaten Nagan Raya.

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi sebelumnya untuk memastikan seluruh aspek persiapan kegiatan dapat berjalan secara terarah, terkoordinasi, dan sesuai dengan rencana. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat persatuan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat Kabupaten Nagan Raya.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada kepastian ketersediaan relawan yang akan bertugas membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, termasuk kesiapan jumlah personil yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Selain itu, rapat juga membahas teknis pembentangan bendera, pengaturan posisi peserta di sepanjang jalur kegiatan, serta mekanisme mobilisasi massa agar seluruh peserta dapat terkoordinasi dengan baik. Aspek teknis pengamanan juga menjadi perhatian, terutama terkait pengamanan VVIP, pengaturan lalu lintas, dan kesiapan petugas di lapangan guna memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk menyatukan persepsi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, hingga masyarakat dan relawan. Dengan persiapan yang matang, berbagai kendala teknis diharapkan dapat diantisipasi sejak dini.

Pelaksanaan kegiatan berskala besar tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian Rekor MURI, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, gotong royong, dan persatuan antarmasyarakat. Keterlibatan relawan dari berbagai kalangan juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air serta meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan citra daerah, memperkenalkan potensi Nagan Raya kepada masyarakat luas, serta mendorong perekonomian pelaku usaha lokal. Dengan dukungan seluruh pihak, kegiatan ini diharapkan menjadi kebanggaan bersama dalam memperingati Hari Pahlawan pada 10 November 2026.

Bagikan Berita Ini

Bantu sebarluaskan informasi ini kepada masyarakat