
SUKA MAKMUE β Wakil Bupati Kabupaten Nagan Raya membuka Rapat Koordinasi Bidang Kebencanaan Tahun 2026 dalam rangka mengevaluasi realisasi Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) serta mendukung proses pemulihan dan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya (7/10/2026).
Rapat tersebut membahas perkembangan pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari dana TKD, baik dari sisi perencanaan, realisasi keuangan maupun progres fisik di lapangan. Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk memastikan pemanfaatan dana TKD berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun hukum.
Dalam evaluasi tersebut masih terdapat sejumlah kegiatan yang pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai dengan penggunaan dana TKD. Selain itu, ditemukan pula beberapa kendala teknis di lapangan, di antaranya ketidaksesuaian penerima manfaat dengan perencanaan awal serta adanya perubahan kegiatan dari rencana awal menjadi kegiatan baru. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah agar setiap perubahan maupun penyesuaian kegiatan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan melalui proses perencanaan yang tepat.
Wakil Bupati Nagan Raya menegaskan agar seluruh perangkat daerah terkait memastikan penggunaan dana TKD sesuai dengan aturan yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan. βPenggunaan dana TKD harus sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya. Jangan sampai dalam pelaksanaannya menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Setiap kegiatan juga harus benar-benar memperhatikan lokasi dan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.β Ia juga meminta agar perangkat daerah melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan kegiatan, sehingga apabila ditemukan kendala dapat segera dilakukan langkah penyesuaian sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Bappeda Nagan Raya menyarankan agar dibangun dashboard pemantauan yang dapat digunakan untuk memonitor perkembangan realisasi keuangan dan progres fisik setiap kegiatan. Dashboard tersebut nantinya dapat digunakan untuk melihat perkembangan setiap kegiatan secara berkala, sekaligus memudahkan pemerintah daerah dalam mengidentifikasi kendala dan melakukan tindak lanjut.
Selain itu, kegiatan yang berada di bawah koordinasi Posko Sekretariat akan dievaluasi secara rutin setiap minggu. Masing-masing perangkat daerah dan pihak terkait diminta menyampaikan perkembangan realisasi kegiatan dan hasil pemantauan sehari sebelum rapat koordinasi dilaksanakan. Evaluasi mingguan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarperangkat daerah sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan tetap berada pada jalur perencanaan yang telah ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan dana TKD agar pelaksanaannya berjalan efektif, tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Bagikan Berita Ini
Bantu sebarluaskan informasi ini kepada masyarakat